Menelusuri Sejarah yang Tenggelam

Arkeologi bawah air mempelajari sisa-sisa aktivitas manusia yang berada di dasar laut, sungai, atau danau.

  • Shipwreck: Reruntuhan kapal yang karam dan menjadi objek penelitian sejarah maritim.
  • Site Mapping: Proses pemetaan lokasi penemuan bawah air menggunakan koordinat yang presisi.
  • Kargo: Muatan barang yang ditemukan di dalam kapal karam yang mencerminkan rute perdagangan masa lalu.
  • Konservasi Basah: Teknik khusus untuk merawat temuan arkeologi yang telah lama terendam air agar tidak hancur saat diangkat.
  • Sonar Scan: Teknologi gelombang suara untuk mendeteksi objek arkeologi di dasar laut yang tertutup sedimen.